Minggu, 17 September 2017

3 Remaja Tewas karena konsumsi obat keras PCC

balaskata.com Narkoba dan peredaran obat terlarang

ternyata ada 3 korban yang meninggal dunia dari overdosis masal yang terjadi di Sulawesi atau tepatnya kota Kendari.
di ketahui salah satunya meninggal dunia karena tenggelam setelah berlari menceburkan diri ke laut.
hal ini bisa di benarkan bahwa efek dari overdosis obat PCC ini adalah para korban akan merasakan sangata panas pada tubuhnya sehingga akan mencari pendingin untuk tubuhnya mungkin yang paling dekat adalah laut.

di temukan fakta juga bahwa ada yang mencampurkan beberapa obat bukan hanya obat PCC melainkan mereka mencampur juga dengan obat lain sehingga akan memperparah efek dari obata ini.
klik untuk berita lengkapnya dan bisa di baca di sini 

dan fakta lainya yang di temukan bahwa mereka sebagian besar tidak membeli secara langsung di apotik melainkan di beri oleh seseorang yang tidak mereka kenal. ada juga keterangan dari mereka bahwa mereka di beri oleh dua orang yang menggunakan mobil berwarna merah.

 sebagian orang mengira bahwa ini adalah tindakan yang sudah di rencanakan yaitu membuat keadaan kota Kendari menjadi Chaos dengan cara menyebarkan obat PCC secara gratis dan kepada banyak remaja secara bersamaaan. sehingga terjadilah ke hebohan seperti yang sekarang ini sebanyak enampuluhan remaja masuk RSJ dan rumah sakit setempat seputaran kota Kendari.

oh iya ternyata Selain berinisial  N,  seorang anak berumur 12 tahun, yang telah meninggal dunia pada  hari Selasa, 12 Sept 2017,  berita teranyar ada lagi dua nama  yang dikabarkan meninggal. menurut keterangan Mereka adalah remaja bernama Reksi Indra dan satu lagi Mulyadi, masing-masing berumur 20 tahn dan 18 tahn.

 dan untuk saat ini pihak BNN sudah memburu para pelaku dan ada beberapa orang sudah di amankan atas kejadian ini.

hal ini menadikan pelajaran bagi kita semua agar selalu berhati hati dan menjaga anak anak kita agar tidak mudah menerima pemberian apapun berupa obat obat dari orang asing yang tak di kenal.

tercatat sudah 1,4 ton Narkoba yang telah di selundupkan ke Indonesia dalam waktu  bulan ini. itupun yang nampak oleh petugas kita mungkin ada yang lebih banyak lagi tidak nampak yang tidak terdeteksi oleh pihaka BNN.

ini sungguh memprihatikan betapa menghancurkanya  efek narkoba ini bagi kehidupan masa depan anak anak dan negara kita ini. sehingga di perlukan penanganan yang yang ektra ketat agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di Kendari maupun di kota kota lain seluruh Indonesia.